Senin, 30 Maret 2020 |
Politik

TNI, Polri dan PNS "Terancam Ditindak"

Kamis, 27 Agustus 2015 12:43:17 wib

JAMBIDAILY POLITIK-Para anggota Tentara Nasional Indoneisa (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri)  dan Pegawai Negeri Sipil (PNS), bila ketahuan menyukseskan salah satu pasangan Calon Gubernur (Cagub) pada Pilgub Jambi 2015, akan ditindak pidana.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Merangin H A Khafid Moein usai memimpin jalannya apel gelar pasukan pangamanan Pilgub Jambi 2015, di halaman Mapolres Merangin kemarin (26/8).

‘’Jadi bagi TNI, Polri dan PNS yang terbukti menyukseskan salah satu pasangan Cagub Jambi 2015, tidak lagi ditindak perdata, tapi pidana. Ini sesuai dengan undang-undang pemilukada yang baru,’’ujar Wabup.

Untuk itu H A Khafid Moein mengharapkan kepada TNI, Polri dan PNS untuk tidak terlibat memenangkan salah satu pasangan Cagub dalam pelaksanaa Pilgub Jambi 2015. Tidak hanya itu, orang nomor dua di jajaran Pemkan Merangin ini juga minta Forkopimda, KPU dan Panwaslu menjaga netralitasnya.

‘’Benar itu, berdasarkan undang-undang yang terbaru, apabila unsur itu sengaja terlibat berperan menyuseskan salah satu pasangan Cagub, sudah melakukan tindak pidana, tidak lagi perdata,’’tegas Wabup.

Suami Hj Emy Minarsih ini kembali menegaskan agar seluruh personil TNI, Polri, maupun aparat pemerintah tetap menjaga netralitas, dengan tidak memberikan pelayanan maupun tindakan lainnya, selama berlangsungnya tahapan-tahapan Pilgub Jambi 2015.

Diharapakan pemilik Hotel Cantika ini, penyelenggaraan Pilgub Jambi 2015 dapat berjalan sukses dan lancar, secara demokratis dan bermartabat. Semoga penyelenggaraan Pilgub Jambi 2015, terpilih pasangan Cagub secara jujur dan adil.

Dengan demikian lanjut bapak dua anak ini, Pilgub Jambi 2015 akan menjadi salah satu indikator pelaksanaan reformasi birokrasi yang baik di jajaran Pemprov Jambi. Apalagi Provinsi Jambi di tingkat nasional terkenal dengan daerah yang teraman. (jambidaily.com/HMS/TEG)

KOMENTAR DISQUS :

Top