Minggu, 17 November 2019 |
Ekonomi

Wagub Tegaskan Anggaran 2018 Diperuntukkan Bagi Kepentingan Masyarakat Jambi

Sabtu, 23 September 2017 06:15:04 wib
Photo: Mayon/Humas Pemprov Jambi

JAMBIDAILY EKONOMI - Wakil Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar.M.Hum menegaskan bahwa Nota Keuangan Rancangan Anggaran tahun 2018 diperuntukkan bagi kepentingan masyatakat Jambi.

Pernyataan ini disampaikan pada rapat DPRD dengan agenda jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi fraksi DPRD Provinsi Jambi terhadap nota keuangan rancanangan Anggara Pendapatan dan belanja Daerah Privinsi Jambi 2018. (Jumat,22/09) bertempat di ruang rapat DPRD.

Ditegaskan Wagub bahwa DPRF Provinsi Jambi merupakan integral yang tidak terpisahkan dalam kerangka pelaksanaan pembangun di daerah yang didasarkan atas kemitraan yang kritis dan konstruktif dengan mengedepankan prinsip prinsip kesetaraan,maka kami memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas pendapat dan pandangan yang diberikan sebagak bentuk dukungan fraksi DPRD dalam rangka pencapaian visi Jambi Tuntas 2021.

"Kebijakan alokasi anggaran  untuk peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur dan pelayanandasar dalam rangka percepatan menuju Jambi Tuntas 2021,sesuai tema tersebut maka pembangunan diatahkan pada infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan,kesehatan,kehidupan beragama dan berbudaya, bidang pertanian, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup serta tata kelola pemerintahan yang baik," ungkap Wagub.

Dijelaskan Wagub bahwa prioritas pembangunan mencapai Rp.1,325 triliun atau setara dengan 75,57 dari belanja langsung daerah sejumlah Rp1,753 triiliun.

"Pada RAPBD tahun 2018 target penerimaan yang bersumber dari DAU sejumlah Rp 1,398 triliun.Terkait dengan pelaksanaan pembangunan terutama di bidang infrastruktur tetap menjadi prioritas dalam pendidikan khususnya pendistribusian guru dan tenaga pendidik yang masih kurang merata akan segera diidentifikasikab dan mengevaluasi terkait debgan pendistribusian tersebut," ujar Wagub.

Terkait dengan persyaratan penerima beasiswa khusussnya untuk perguruan tinggi yang mewajibkan terakreditasi minimal B hal tersebut dimaksudkan dapat meningkatkan kualitas lulusan dapat berkompetisi dalam persaingan global.

"Selanjutnya dalam pelaksanaan pemberian beasiswa diarahkan untuk semua lapisan masyarakat baik dari masyarakat yang secara ekonominya kurang mampu maupun masyarakat yang mampu sepanjang mereka  memiliki prestasi di bidang akademik," jelasnya.

Terkait dengan pertanyaan terhadap Pagu Anggaran tahun 2018 sejumlah Rp.233,26 miliar dijelaskan bahwa pagu tersebut merupakan alokasi untuk bidang kesehatn yang terdiri dari bidang kesehatan, RSUD Raden Mattaher dan RSJ.

"Alokasi untuk RSUD Raden Mattaher sejumlah Rp 165,97miliar dengan alokasi terbesar diarahkan untuk meningkatkab pelayanan kepada masyarakat denan total alokasi mencapai Rp 140,31miliar atau setara dengan 84,54 persen," ungkapnya.

Mengenai pembagunan jalan usaha tani dalam rangka meningkatkan kelancaran arus barang maka telah dilaksanakan pemabngunan jalan usaha tani di Kabupaten Tebo dan Batanghari sepanjang 1,5KM dan di kabupaten Tanjabbar sepanjang 1km, sementara itu untuk tahub 2018 dialokasikan untuk Kabupaten Sarolangun, Merangin dan Kerinci sepanjang 1,5km," jelasnya. (Maria/Mustar/Humas Pemprov Jambi)

KOMENTAR DISQUS :

Top