Minggu, 22 September 2019 |
Hukum

Warga Tuding Pengerjaan Proyek Asal Jadi, LSM P2AKN Laporkan ke Kejaksaan

Senin, 26 September 2016 16:30:01 wib
Kondisi jalan yang telah dikerjakan

JAMBIDAILY HUKUM-Sejumlah warga menuding dan mempertanyakan pengerjaan proyek jalan rabat beton di Desa Sengkati Kecil Kecamatan Mersam Kabupaten Bantanghari, dikerjakan asal jadi.

"Ya, jalan rabat beton yang dikerjakan oleh tim pelaksanaan kegiatan (TPK) pada tahun lalu tidak sesuai spesifikasi dan asal jadi. Seperti tinggi badan jalan tidak sesuai volume dan sesuai didalan dokumen dan RAB pembangunan desa setempat,"ungkap salah seorang warga setempat, yang minta namanya tidak ditulis, kepada awak media, Senin 26 September 2016.

Kenyataan dilapangan proyek pembangunan yang dibiayai APBD dengan alokasi anggaran Rp 400 juta itu, tidak dilakukan penimbunan pada bahu jalan, sebagaimana salah anggarannya dalam RAB.

"Termasuk upah dalam penimbunan bahu jalan tersebut ada pada RAB.  Tapi fiktif karena tidak dikerjakan,"tegas sumber tersebut.

Terpisah,  Ketua LSM Pemantau Peduli Aset dan Keuangan Negara (P2AKN), Lukman Fadhil, mengatakan, pihaknya telah melaporkan dugaan merugikan keuangan negara pada pengerjaan proyek tersebut.

"Saya sudah melaporkan ke kejaksaan negeri Muara Bulian, dugaan mark up pada pembelian material dalam pembangunan proyek tersebut dan lainnya,"ungkap Lukman.

Pekerjaan yang dilakukan oleh TPK tidak memenuhi standar kelayakan mutu sebagaimana yang di amanahkan dalam undang-undang nomor 18 tahun 1999, tentang jasa konstruksi bangunan jalan beton tersebut.

Hingga berita ini dipublikasi, Kades Sengkati Kecil, Syamsul Bahri belum dapat dimintai keterangan terkait pengerjaan jalan tersebut.  Dihubungi melalui ponsel yang biasa digunakannya tidak ada jawaban.(*)

Penulis    : Syahreddy
Editor     :  Hery FR

KOMENTAR DISQUS :

Top