Jumat, 16 November 2018 |
Hukum

Wartawan Tanjabtim Desak Oknum Penganiaya Wartawan Kompas tv Jambi Diproses Hukum

Selasa, 07 Agustus 2018 12:12:20 wib

JAMBIDAILY MUARASABAK - Wartawan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjatim), Selasa (7/8/2018) melakukan aksi solidaritas menuntut, oknum petugas pengamanan pawai api obor asian games di jambi yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis Kompas tv Jambi diproses hukum.

Dalam aksi ini, sejumlah wartawan Tanjabtim mengecam tindakan kriminalisasi yang dilakukan oknum petugas pengamanan pawai obor asian games tersebut. 

"Kami mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap jurnaslis, yang dilakukan pihak pengamanan api obor asian games di jambi beberapa waktu lalu,"ucap Oki Zulkifli salah satu jurnalis Beritajambi.co yang ikut melakukan aksi selasa (7/8/2018).

Hal sama disampaikan Eko wartawan Jektv, yang meminta pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus ini dan oknum tersebut diproses hukum sesuai dengan UU No 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

"Kami kerja dilindungi Undang-undang Pers, kami dalam melakukan tugas jurnalis berhak mendapat perlindungan hukum dan kami juga mendesak Polda Jambi untuk memproses oknum yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis tersebut, "ucap Eko.

Sebelumnya, Suci Anisa wartawan Kompas tv Jambi mengalami kekerasan yang dilakukan oknum pengamanan saat meliput pawai obor Asian Games di Kota Jambi Jumat (3/8/2018), pukul 14.30. 

Padahal waktu itu, ia sudah menyebut kalau dirinya seorang jurnalis namun oknum pengamanan pawai obor Asian Games tidak perduli dan Suci mendapat pukulan saat akan mengambil gambar.

Kasus kekerasan ini sudah dilaporkan ke Mapolda Jambi, menggunakan Pasal Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

"Saya sengaja melaporkan oknum pengamanan tersebut menggunakan UU Pers. Karena saya merasa tindakannya itu berkaitan dengan upaya menghalang-halangi kerja jurnalis. Kerja jurnalistik ini diatur oleh UU Pers," kata Suci, Sabtu sore 4 Agustus 2018.

Penulis : Hendri Rosta 
Editor : Hendry Noesae

KOMENTAR DISQUS :

Top