Selasa, 22 Oktober 2019 |
Hukum

Waw....Pencucian Uang Narkotika Dibekuk BNN, Aset Pelaku Mencapai 10 Miliar Rupiah

Sabtu, 18 Mei 2019 13:32:20 wib

JAMBIDAILY HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali berhasil menangkap pelaku tindak pidana pencucian uang (TPPU) atas nama H. Agus Sulo alias Lagu dan Sukur. Kedua pelaku merupakan DPO Polda Kalimantan Utara. 

Kedua tersangka TPPU narkotika tersebut ditangkap di Kecamatan Pancarejang, Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan, Kamis (16/5/2019) pukul 05.00 dini hari. 

Kepala biro (Karo) humas BNN, Kombes Sulistyo Pudjo dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pencucian uang narkotika sesuai LKN No. 41- TPPU/V/ 2019/BNN tanggal 13 Mei 2019.

"Tersangka H. Agus Sulo alias Lagu berperan sebagai bos narkotika dari tersangka Sukur. Sedangkan peran dari tersangka Sukur sebagai penjual sabu," tulis Sulistyo Pudjo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (18/5/2019) siang. 

Sulistyo Pudjo menambahkan, Agus Sulo alias Lagu juga memiliki anak buah lainnya yaitu Fachri Rahman Jafar, yang saat ini masih ditahan di Lapas Tanjung Selor Kab. Bulungan Kalimantan Utara dalam kasus narkotika pada bulan September 2018 yang lalu. 

Berikut aset/harta milik tersangka H Agus Sulo alias Lagu yang telah diamankan, dengan total Rp 10 miliar:

  • Pabrik Rak Telur di Kab. Sidrap , dimiliki sejak tahun 2018, taksiran harga Rp.5 Milyar, SHM diatasnamakan sdr. ABD WAHYU .
  • Rumah di Kab. Sidrap, dimiliki tahun 2016, taksiran harga Rp. 1 milyar, SHM diatasnamakan ABD WAHYU.
  • Tanah kosong sebanyak 2 (dua) KAVLING, di Kab. Sidrap, dimiliki tahun 2018, taksiran harga Rp. 300 juta, Masih atas nama PEMILIK LAMA.
  • Tanah Sawah, dimiliki tahun 2016 taksiran harga Rp. 500 juta, diatasnamakan ABD WAHYU.
  • Membangun usaha Sarang Walet tahun 2017, lokasi di Kab. Siidrap, namun tanah milik MERTUA nya, sedangkan biaya membangun gedung tersangka mengeluarkan biaya sebesar Rp. 260 juta.
  • Rumah di Kab. Pinrang, dimiliki tahun 2017, taksiran harga Rp.1, 2 milyar.
  • Mobil Toyota Lexus, beli baru tahun 2017 seharga Rp. 1, 2 Milyar, taksiran harga saat ini Rp. 500 juta.
  • Mobil Mini Cooper, dibeli tahun 2017 seharga Rp. 1 Milyar, taksiran harga saat ini adalah Rp.700 juta.
  • 3 (tiga) unit mobil Daihatsu GRAND MAX, dibeli tahun 2017 taksiran harga saat ini Rp. 300 juta.
  • 1 (satu) unit motor TRAIL KTM, dibeli tahun 2018 seharga Rp. 250 juta taksiran harga saat ini Rp. 300 juta.
  • 1 (satu) unit mobil Honda CRV tahun 2018, posisi sekarang di bengkel, karena pernah tabrakan di Kab. Sidrap, yang mana mobil tersebut dipakai oleh Oknum anggota Polri dari Polres Sidrap.
  • 1 (satu) unit mobil Honda Civic sebagai lenyerahan dari sdr. ABD WAHYU alias KAYYUM, taksiran harga Rp. 350 juta.

 
Berikut aset/ harta milik tersangka Sukur sebagai berikut:

  • 1 (satu) unit mobil Honda HRV, dibeli tahun 2016 seharga Rp. 380. 000. 000,- (tiga ratus delapan puluh juta), taksiran harga saat ini Rp. 200 Juta. 
  • 1 (satu) unit motor Yamaha Mio, dibeli tahun 2018, taksiran harga saat ini Rp. 14 juta.
  • Uang di rekening Rp. 8 juta.

Hasil kalau di rupiahkan asetnya sekitar Rp. 10, 220. 000. 000,- 

 


(Hendry/Sumber: Humas BNN)

KOMENTAR DISQUS :

Top